Kamis, 23 Maret 2017

Donasi untuk Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia


1 orang 10 foto. sebuah gerakan yang berlandaskan asas kemanusiaan yang berkaitan dengan donasi kepada Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia. Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia adalah sebuah yayasan yang bergerak dibidang kemanusiaan dalam hal membantu anak-anak yang menderita kanker. Kanker adalah sebuah penyakit dimana terjadinya perubahan fungsi sel-sel tubuh secara tidak normal. Penyakit kanker ini merupakan salah satu penyakit yang sulit untuk diobati. Hal yang paling buruk yang bisa disebabkan oleh penyakit kanker ini adalah kematian.

Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ini menangani banyak pasien dari berbagai jenis kalangan. Kaya miskin semua bisa terkena penuyakit kanker. Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia ini memiliki banyak kegiatan yang dilakukan untuk para pasien. Dari hal melayani tentang perawatan hingga pendidikan pasiennya. Melalui gerakan 1 orang 10 foto ini bisa menjadi ajang donasi kepada yayasan. Tentu saja semua golongan dapat berpartisipasi dalam ajang gerakan ini. Semakin banyak orang yang berpartisipasi semakin banyak foto yang terhimpun yang mana foto tersebut akan dihargai 1 foto senilai Rp. 10.000 oleh pihak sponsor gerakan ini.

Akupun tidak ingin ketinggalan terlibat dalam gerakan ini. Seperti yang telah menjadi syarat dalam gerakan ini saya sudah mengupload 10 foto sesuai kriteria. Foto yang diupload di Instagram diberi hastag (#) origamihatikami dan (#) panindaiichilife. Berikut ini akan saya tampilkan beberapa diantaranya. Semoga ini menjadi ladang amal bagi saya dan bagi orang-orang yang terlibat didalamnya. Amin.

Model : Nur Azizah.

Model : To'le

Model : Sisi

Model : Aulia

Minggu, 19 Maret 2017

Pembuatan Mading (Majalah Dinding) Menuju Sekolah Adiwiyata



Mading adalah salah satu media yang digunakan untuk menyampaikan pesan dari penulis ke pembaca. Melalui Mading juga seseorang dapat menuangkan kreasinya berbagai macam bentuk. Adapun ide yang bisa dituangkan kedalam Mading itu sendiri adalah ide Baik dalam bentuk sebuah artikel maupun sebuah wacana.

Sabtu, 18 Maret 2017. Kelas 6 lagi sibuk membuat Mading tentang materi yang berkaitan dengan Adiwiyata. Dibawah bimbingan oleh guru kelasnya Ibu Hj. Siti Aisyah, S.Pd. bersama Kepala Sekolah H. Kianto, S.Pd., M.Pd. para siswa memilih berita yang ada dikoran sesuai dengan arahan yang diberikan. Tujuan dibuatnya Mading ini adalah sebagai bahan pelengkap dokumentasi berkas Adiwiyata sekolah. Adapun beberapa hasil kreasi yang telah dibuat oleh anak kelas 6 cukup mewakili kriteria sehingga bisa dikatakan hasil karya mereka telah cocok dengan tema yang diharapkan. Yaitu masalah yang berkaitan tentang Adiwiyata.



Murid kelas 6 lagi sibuk buat Mading, berpikir dan berkreasi lewat Mading.


Setelah selesai, Mading siap dipajang di dinding. sebuah kreasi tanpa batas.



Sabtu, 18 Maret 2017

Pembimbingan Guru Menuju Sekolah Adiwiyata



Sabtu, 18 Maret 2017. Sabtu adalah hari yang idientik dengan hari yang sibuk. Tak kala sibuknya dengan hari senin, hari sabtu merupakan hari dimana semua pihak yang ada didalam sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sabtu bersih. Sabtu bersih adalah kegiatan yang sudah berjalan hampir setahun. Sabtu bersih ini merupakan salah satu perwujudan dari program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Ada yang spesial untuk hari sabtu ini. Selain melaksanakan kegiatan sabtu bersih sebagaimana kebiasaan, hari ini juga akan dilaksanakan kegiatan pembimbingan guru oleh Kepala Sekolah mengenai lanjutan dari program sekolah adiwiyata. sekitar jam 09.30 kegiatan sabtu bersihnya selesai dilakukan dan tidak lama berselang, Kepala Sekolah menginstruksikan agar semua guru dan tenaga kependidikan yang ada di SD INPRES BTN IKIP II Makassar untuk masuk ke ruangan perpustakaan. perpustakaan dipilih sebagai tempat yang sangat cocok untuk melakukan kegiatan pembimbingan guru menuju sekolah adiwiyata. Perpustakaan yang luas menjadi salah satu alasan dipilihnya sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

H. Kianto, S.Pd., M.Pd. selaku kepala sekolah menjadi pemateri dihari ini. Ada beberapa masalah penting yang menjadi pokok pembahasan untuk hari ini. Guru-guru beserta tenaga pendidik dengan serius memperhatikan penyampaian berupa paparan strategis yang merupakan pokok penting permasalah yang berkaitan tentang bagaimana sekolah adiwiyata. Setelah acara ini selesai ditutup dengan acara makan bersama. 

Kamis, 16 Maret 2017

Supervisi Terpadu SD INPRES BTN IKIP I & SD INPRES BTN IKIP II



Kamis 16 Maret 2017. Pagi itu adalah pagi yang sangat sibuk bagi para guru. Tidak seperti biasanya Guru-guru SD INPRES BTN IKIP I dan SD INPRES BTN IKIP II sudah datang ke sekolah sejak jam 06.30. Hari ini Tim Pengawas akan melaksanakan Supervisi Guru yang dilakukan di dua sekolah ini.
Tim pengawas yang diketuai oleh Drs. H. Muhammad Ramli, M.,Si. ini beserta para anggotanya akan masuk ke setiap kelas untuk melakuakan evaluasi mengenai banyak hal.

Evaluasi yang akan dilakukan pada guru-guru di dua sekolah ini meliputi administrasi guru dan cara melaksanakan kegiatan pembelajaran di dalam kelas. sebenarnya sudah sejak beberapa hari yang lalu guru-guru kelas di SD INPRES BTN IKIP I & SD INPRES BTN IKIP II sudah mempersiapkan semua administrasi untuk keperluan Supervisi Guru yang akan dilakukan oleh tim pengawas yang di ketuai oleh bapak Drs. H. Muhammad Ramli, M.Si. Tepat Pukul 08.00 kegiatan supervisi ini pun dimulai.

Tak dapat dipungkiri beberapa dari guru baik itu guru yang mengajar di SD INPRES BTN IKIP I & SD INPRES BTN IKIP II mengalami perasaan yang cukup membuat mereka merasa cemas. Beberapa Guru merasa kurang percaya diri untuk menghadapi kegiatan ini. mungkin ini disebabkan kurangnya rasa percaya diri. tapi sebelum masuk ke kelas, ketua tim menghimbau kepada guru untuk tidak merasa cemas. Ketua tim pengawas juga menghimbau kepada para guru untuk melakukan yang terbaik untuk hari ini.

Jam 10.30 semua anggota dan tim pengawas menyelesaikan tugasnya. Ketua tim pengawas mengumpulkan para guru SD INPRES BTN IKIP I & SD INPRES BTN IKIP II  di ruaang perpustakaan SD INPRES BTN IKIP II untuk melakukan evaluasi dan pembimbingan kepada para guru yang telah di supervisi. setelah semua rangkaian acara selesai, acara ditutup dengan mengcicipi hidangan alakadarnya yang telah disiapkan oleh masing-masing sekolah. Semoga dengan selesainya rangkaian kegiatan ini dapat menjadi sebuah masukan bagi para guru untuk lebih memaksimalkan lagi kemampuan dirinya dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran dan membenahi kelengkapan administrasi guru untuk menjadi guru yang lebih baik lagi kedepannya.

Jumat, 03 Maret 2017

Pembimbingan SD INPRES BTN IKIP II Makassar Menuju Sekolah Adiwiyata



Salah satu yang menjadi program Revolusi Pendidikan yang dicanangkan oleh Bapak Walikota Makassar Moh Ramdhan “Danny” Pamanto yaitu semua sekolah di kota Makassar Harus jadi Sekolah ADIWIYATA
oleh karena ini SD INPRES BTN IKIP II sebagai salah satu Sekolah Dasar yang berada di wilyah kota Makassar akan ikut melakasanakan program Walikota menjadi sekolah Adiwiyata. sebelum melangkah lebih jauh, kita harus mengenal apa itu Adiwiyata.
 
ADIWIYATA

Kata ADIWIYATA berasal dari 2 (dua) Kata “ADI” dan “WIYATA”. Adi memiliki makna: besar, agung, baik, ideal dan sempurna. Wiyata memiliki makna: tempat dimana seorang mendapat ilmu pengetahuan, norma dan etika dalam berkehidupan sosial. Jika secara keseluruhan ADIWIYATA mempunyai pengertian atau makna: tempat yang baik dan ideal dimana dapat diperoleh secara ilmu pengetahuan dan berbagai norma serta etika yang dapat menjadi dasar manusia menuju terciptanya kesejahteraan hidup kita menuju keada cita-cita pembangunan berkelanjutan.
Program Adiwiyata adalah : salah satu program Kementrian Lingkungan Hidup dalam rangka mendorong terciptanya pengetahuan dan kesadaran warga sekolah dalam upaya pelestarian lingkungan hidup. Dalam program ini diharapakan setiap warga sekolah ikut terlibat dalam kegiatan sekolah menuju lingkungan yang sehat serta menghindari dampak lingkungan yang negatif.
Tujuan Program Adiwiyata adalah : menciptakan kondisi yang baik bagi sekolah untuk menjadi tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah, sehingga dikemudian hari warga sekolah tersebut dapat turut bertanggungjawab dalam upaya penyelamatan lingkungan bagi sekolah dasar dan menengah di Indonesia. Program Adiwiyata harus berdasarkan norma-norma Kebersamaan, Keterbukaan, Kejujuran, Keadilan, dan Kelestarian Fungsi Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam.
Prinsi Program Adiwiyata:
Partisipataif: Komunitas sekolah terlibat dalam manajemen sekolah yang meliputi keseluruhan proses perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi sesuai tanggung Jawab.
Berkelanjutan: Seluruh kegiatan harus dilakukan secara terencana dan terus menerus secara komprehensif.
Keuntungan yang di peroleh sekolah mengikuti program Adiwiyata:
Meningkatkan efisiensi dalam pelaksanaan kegiatan operasional sekolah dan penggunaan berbagai sumber daya .
Meningkatkan penghematan sumber daya dan energi
Meningkatkan kondisi belajar mengajar yang lebih nyaman dan kondusif bagi semua warga sekolah.
Menciptakan kondisi kebersamaan bagi semua warga sekolah
Meningkatkan upaya menghindari berbagai resiko dampak lingkungan negatif dimasa yang akan datang.
Menjadi tepat pemebelajaran bagi generasi muda tentang nilai-nilai pemeliharaan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik dan benar.
Mendapatkan program Adiwiyata.

berdasarkan penjelasan diatas maka pagi tadi diakan pertemuan untuk membahas pelaksanaan sekolah program Adiwiyata. peserta yang hadir dalam pertemuan tadi pagi adalah kepala sekolah dan guru-guru dari SD INPRES BTN IKIP I dan SD INPRES BTN IKIP II. pertemuan yang dilakukan tadi berlangsung di ruang guru SD INPRES BTN IKIP I dan menghadirkan pemateri dari sekolah Adiwiyata SD PERTIWI Makassar. Dengan adanya pertemuan ini diharapkan SD INPRES BTN IKIP I dan SD INPRES BTN IKIP II bisa mengikuti jejak SD PERTIWI Makassar untuk menjadi sekolah Adiwiyata.

Sumber : https://ajengraden.wordpress.com/adiwiyata/pengertian-adiwiyata/

Seleksi OSN Sekolah Dasar tingkat kecamatan Rappocini


Sambutan ketua panitia OSN tingkat kecamatan Rappocini



Sabtu, 4 maret 2017 merupakan hari yang sangat sibuk buat Kepala Sekolah SD INPRES BTN IKIP II, Pengawas dan panitia OSN tingkat kecamatan Rapoppocini. Pasalnya hari ini adalah hari seleksi murid yang bakal memakili kecamatan Rappocini dalam ajang OSN tingkat kota Makassar. Hampir seluruh sekolah yang ada di kecamatan Rappocini mengirimkan utusannya untuk turun berlomba menjadi yang terbaik. Sebagai wakil dari kecamatan Rappocini dalam ajang OSN tingkat kota Makassar. Dalam kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala UPTD kecamatan Rappocini. Beliau memberikan pengarahan dan semangat kepada para peserta agar berbuat yang terbaik dalam lomba ini. Beliau juga tidak lupa berpesan kepada para peserta yang belum berhasil menjadi juara agar tidak berkecil hati dan terus belajar.

SD INPRES BTN IKIP II mengutus 2 murid kelas 5 yang diwakili oleh Muh. Irhas Ali Amri dan Nur Inayah Amrin yang masing-masing turun didalam mata pelajaran IPA dan Matematika. setelah acara selesai, panitia akan mengumumkan hasil seleksi OSN pada hari ini melalui gruop WA kepala sekolah.

Jumat, 24 Februari 2017

Ibu Hj. IRohani, S.Pd bersama murid kelas III melakukan pengumpulan gelas air mineral

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace).

Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi.

Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosesor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.

Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang aluminium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi aluminium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

Sumber Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
https://id.wikipedia.org/wiki/Daur_ulang