Jumat, 24 Februari 2017

Ibu Hj. IRohani, S.Pd bersama murid kelas III melakukan pengumpulan gelas air mineral

Daur ulang adalah proses untuk menjadikan suatu bahan bekas menjadi bahan baru dengan tujuan mencegah adanya sampah yang sebenarnya dapat menjadi sesuatu yang berguna, mengurangi penggunaan bahan baku yang baru, mengurangi penggunaan energi, mengurangi polusi, kerusakan lahan, dan emisi gas rumah kaca jika dibandingkan dengan proses pembuatan barang baru. Daur ulang adalah salah satu strategi pengelolaan sampah padat yang terdiri atas kegiatan pemilahan, pengumpulan, pemprosesan, pendistribusian dan pembuatan produk/material bekas pakai, dan komponen utama dalam manajemen sampah modern dan bagian ketiga dalam proses hierarki sampah 4R (Reduce, Reuse, Recycle, and Replace).

Material yang bisa didaur ulang terdiri dari sampah kaca, plastik, kertas, logam, tekstil, dan barang elektronik. Meskipun mirip, proses pembuatan kompos yang umumnya menggunakan sampah biomassa yang bisa didegradasi oleh alam, tidak dikategorikan sebagai proses daur ulang. Daur ulang lebih difokuskan kepada sampah yang tidak bisa didegradasi oleh alam secara alami demi pengurangan kerusakan lahan. Secara garis besar, daur ulang adalah proses pengumpulan sampah, penyortiran, pembersihan, dan pemprosesan material baru untuk proses produksi.

Pada pemahaman yang terbatas, proses daur ulang harus menghasilkan barang yang mirip dengan barang aslinya dengan material yang sama, contohnya kertas bekas harus menjadi kertas dengan kualitas yang sama, atau busa polistirena bekas harus menjadi polistirena dengan kualitas yang sama. Seringkali, hal ini sulit dilakukan karena lebih mahal dibandingkan dengan proses pembuatan dengan bahan yang baru. Jadi, daur ulang adalah proses penggunaan kembali material menjadi produk yang berbeda. Bentuk lain dari daur ulang adalah ekstraksi material berharga dari sampah, seperti emas dari prosesor komputer, timah hitam dari baterai, atau ekstraksi material yang berbahaya bagi lingkungan, seperti merkuri.

Daur ulang adalah sesuatu yang luar biasa yang bisa didapatkan dari sampah. Proses daur ulang aluminium dapat menghemat 95% energi dan mengurangi polusi udara sebanyak 95% jika dibandingkan dengan ekstraksi aluminium dari tambang hingga prosesnya di pabrik. Penghematan yang cukup besar pada energi juga didapat dengan mendaur ulang kertas, logam, kaca, dan plastik.

Sumber Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
https://id.wikipedia.org/wiki/Daur_ulang


Minggu, 02 Oktober 2016

Visi, Misi, Motto dan Tujuan Sekolah.






Visi 
 
” Terwujudnya Peserta didik yang berakhlak mulia, cerdas,terampil, berwawasan global, dan berbudaya lingkungan.


Misi




1.        Menumbuhkan perilaku yang sesuai dengan norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari.(Norma Agama,Norma Hukum danNorma Masyarakat);
2.        Melaksanakan Pembelajaran Aktif,Inovatif,Kreatif dan Menyenangkan.(PAIKEM);
3.        Membekali peserta didik kemampuan berkomunikasi dan Teknologi Informasi:
4.        Mewujudkan  Program Pemerintah Makassar: LISA dan MTR;
5.        Melakukan penghematan air,listrik dan sumber daya alam lainya sebagai wujud kecintaan terhadap lingkungan dan sumber daya alam;
6.        Mewujudkan lingkungan sekolah yang Bersih Hijau dan Asri.


Selain Visi dan Misi tersebut di atas, SD Inpres BTN IKIP II juga memiliki Motto yakni ” “BERAKHLAK” = Bersih, Aman, Kekeluargaan, Harmonis, Lingkungan Asri, Kualitas unggul


Tujuan sekolah

dijabarkan berdasarkan tujuan umum pendidikan, visi, dan misi sekolah. Berdasarkan tiga hal tersebut, dapat dijabarkan tujuan  SD Inpres BTN IKIP II Makassar yaitu:
1.        Menjadikan peserta didik berakhlak mulia sesuai norma yang berlaku dalam kehidupan sehari-hari;
2.        Memiliki prestasi akademik maupun non akademik di tingkat Kecamatan,
Kabupaten/kota, Provinsi dan Nasional;
3.        Memiliki kemampuan berkomunikasi secara global dan menguasai IT;
4.        Membiasakan diri membuang sampah sesuai dengan tempatnya;
5.        Melakukan pembibitan,penananam dan pemeliharaan tanaman di lingkungannya;
6.        Melakukan penghematan sumber daya alam sebagai wujud pelestarian lingkungan.
7.        Menjadi lulusan sekolah yang memiliki daya saing dan semangat tinggi